Disdagperin Kalteng Dukung Upaya Pencegahan Aktivitas Keuangan Ilegal Melalui SATGAS PASTI
Disdagperin Kalteng – Palangka Raya – Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah menghadiri Rapat Koordinasi Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (SATGAS PASTI) Provinsi Kalimantan Tengah yang diselenggarakan di Aula Lantai 3, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan ini menjadi wadah koordinasi antarlembaga dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi upaya pencegahan serta pemberantasan berbagai bentuk aktivitas keuangan ilegal yang berpotensi merugikan masyarakat. Rapat diikuti oleh unsur pemerintah daerah, instansi vertikal, aparat penegak hukum, otoritas jasa keuangan, Bank Indonesia, serta pemangku kepentingan lainnya yang tergabung dalam SATGAS PASTI Provinsi Kalimantan Tengah.
Melalui rapat koordinasi ini, para peserta membahas perkembangan kondisi aktivitas keuangan ilegal di daerah, langkah-langkah pengawasan yang telah dilaksanakan, serta strategi penguatan edukasi dan literasi kepada masyarakat. Selain itu, dilakukan pula penyelarasan program kerja dan mekanisme koordinasi antarinstansi agar penanganan terhadap praktik keuangan ilegal dapat berjalan secara lebih efektif, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Keikutsertaan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam menciptakan ekosistem perdagangan dan perekonomian daerah yang aman, sehat, dan kondusif. Sinergi lintas sektor diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai modus aktivitas keuangan ilegal, sekaligus memperkuat perlindungan konsumen dan pelaku usaha di Kalimantan Tengah.
Melalui koordinasi yang berkesinambungan, diharapkan seluruh instansi yang tergabung dalam SATGAS PASTI dapat terus mempererat kolaborasi dalam mencegah dan menindak aktivitas keuangan ilegal, sehingga tercipta iklim usaha yang semakin terpercaya, meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sektor keuangan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.








