Hilirisasi SDA Non Tambang Jadi Langkah Strategis Dorong Diversifikasi Ekonomi Kalimantan Tengah

Disdagperin Kalteng – Palangka Raya – Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Palangka Raya (UPR) melaksanakan kegiatan Kajian Strategi Hilirisasi Sumber Daya Alam (SDA) Non Tambang sebagai upaya mendorong diversifikasi ekonomi dan peningkatan nilai tambah daerah di Kalimantan Tengah, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi sumber daya alam non tambang melalui pendekatan hilirisasi yang berorientasi pada peningkatan daya saing, penguatan sektor industri, serta pengembangan produk bernilai tambah. Kajian ini diharapkan menjadi landasan dalam penyusunan rekomendasi kebijakan yang mendukung pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Melalui kolaborasi dengan LPPM UPR, kajian dilakukan dengan mengidentifikasi potensi komoditas unggulan, peluang pengembangan industri pengolahan, serta tantangan yang dihadapi dalam proses hilirisasi. Selain itu, pembahasan juga mencakup strategi penguatan rantai pasok, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi, hingga pengembangan investasi yang mampu mendorong pertumbuhan sektor industri berbasis potensi lokal.

Hasil kajian ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang komprehensif mengenai arah pengembangan hilirisasi sumber daya alam non tambang di Kalimantan Tengah, sehingga mampu menciptakan nilai tambah bagi komoditas daerah, memperluas peluang usaha, meningkatkan daya saing produk lokal, serta membuka lapangan kerja yang berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong lahirnya kebijakan berbasis kajian ilmiah sebagai fondasi dalam mewujudkan transformasi ekonomi daerah yang lebih berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *